Sunday, August 13, 2017

Mata Najwa Menjadi Mata Panah Perpisahan

Dipilihnya mata najwa, pada siang ini di metrotivi dilangsungkan (meski rekaman) acara  sidang rakyat  yang dilaksanakan 21 Maret 2015. Hadir dalam acara ini diantaranya mantan artis : krisna mukti, dan siapa lagi sangsupersekali urusan bicara dengan nada tinggi : bang poltak atau ruhut sitompul. Penampilan bang poltak yang sempat menggurita untuk kalangan politisi, karena hengkang dari Demokrat tiba tiba menjadi pendukung Bapak Jokowi, tentu menarik lantaran Demokrat belum lama usia dibanding lain lainnya.




Najwa Shihab bintang utama Mata Najwa dianggap sangsupersekali, disebabkan meskipun beliau sudah menyatakan mundur dari metrotivi, namun ternyata untuk minggu siang masih menyisakan pendengar dan pemirsa. Jarang acara berlabel dialog atau wawancara, diputar secara berulang. Bahkan tadi sempat para wanita hadir sebagai pejabat tinggi, diantaranya Ibu Puan Maharani, Ibu Susi yang penampilannya apa adanya. bahkan beliau (ibu susi), mengaku tidak ada fotonya yang paling cantik. Semuanya sama saja, mengalir begitu saja. Tulisan ini diposting di awal blog ini dengan judul pilihan adalah mata najwa menjadi mata panah perpisahan

Di awal pemutaran rekaman kali ini, terlihat di pembukaan adalah acara Mata Najwa yang berlangsung di kota mendoan (Purwokerto) yang dihadiri cukup banyak pemirsa. Maklum, acara di lapangan terbuka dan tentu saja seperti konser musik pada umumnya. Akan tetapi, untuk waktu ke depan sangat sulit sekali untuk bertemu dengan Najwa Shihab ( putri KH Qurais Syhab )  secara langsung, karena acara dibekukan. lepas masalah politik dan ekonomi atau lain lainnya, sebenarnya cukup sayang acara berkelas dengan dialog yang tak begitu kaku dan kebetulan meski ada darah arab Najwa Shihab mampu mewakili wanita indonesia dari kalangan terpelajar, korporat, komunikatif, luwes dan supel. Dari sisi nasab/ keturunan, meski di Indonesia semuanya sama di mata hukum dan budaya, karena putri Bapak KH Qurais Syhab yang memang berdarah suku Qurais. Kama hal demikian menjadi nilai lebih tersendiri, karena nama quraisy : adalah sejarah panjang yang mengisi lembaran sejarah dunia paliing berpengaruh yakni hadirnya Nabi Muhammad SAW yang sempat dinobatkan dan dituliskan Michael Hart sebagai tokoh legendaris sepanjang masa diurutkan pada nomor : 1. Hingga nama Qurais ini menjadi saksi sejarah sepanjang zaman atau kapanpun, akan tetap ada meski tersebar di berbagai penjuru dunia.

Selamat jalan program unggulan mata najwa, dan kapanpun jika ada penggantinya nama atau serial mata najwa akan tetap dikenang apalagi menginjak usia yang ke 7 tahun. Angka 7 dalam ranah Jawa yang berarti pitu, sedang dalam bahasa arab berarti sab'ah ( tasbii' ) sangat dimaknai manakala menjelang kelahiran ( bayi ) yang akan hadir di dunia. namun khusus mata najwa, justru angka 7 menjadi perpisahannya dengan berbagai kalangan, tokoh, kiyai, rakyat sipil bahkan yang terakhir sempat berwawancara dengan punggawa senior KPK Bapak Novel Baswedan, yang dilakukan dengan swadana (biaya sendiri) oleh Najwa Shyhab di Singapura. Dan acara ini sempat menhentak berbagai pemirsa karena wawancara di ruangan yang sempit dan topik pembicaraan berlangsung dengan normal, datar, tanpa tekanan, bersahabat. Tetapi, barangkali berkat acara inilah program serial unggulan harus tersungkur di media yang pemiliknya adalah tokoh sekaligus pimpinan sebuah parpol baru Nasdem Bapak Surya Paloh. 

0 comments: